← Semua artikel
Tips IELTS9 September 2026

Mimpi Kuliah ke Luar Negeri? Jangan Lupakan Satu Syarat Penting Ini!

Mimpi Kuliah ke Luar Negeri? Jangan Lupakan Satu Syarat Penting Ini!

Banyak orang bermimpi melanjutkan studi ke luar negeri. Mulai dari ingin merasakan pengalaman belajar di kampus kelas dunia, memperluas jaringan internasional, hingga meningkatkan peluang karier setelah lulus nanti.

Namun, ada satu syarat yang hampir selalu diminta oleh universitas maupun penyedia beasiswa internasional, yaitu bukti kemampuan berbahasa Inggris.

Bagi sebagian orang, persyaratan ini justru menjadi tantangan terbesar. Padahal, dengan persiapan yang tepat dan dimulai sejak dini, target skor IELTS bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dicapai.

Mengapa Kemampuan Bahasa Inggris Sangat Penting?

Sebagian besar program studi internasional menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Oleh karena itu, universitas perlu memastikan bahwa calon mahasiswa mampu mengikuti perkuliahan, memahami literatur akademik, berdiskusi, hingga menulis karya ilmiah dalam bahasa Inggris.

Karena alasan tersebut, sebagian besar universitas tujuan dan banyak program beasiswa internasional mensyaratkan bukti kemampuan bahasa Inggris, biasanya berupa skor IELTS Academic atau TOEFL iBT.

Beberapa program beasiswa bergengsi yang mensyaratkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris antara lain:

Walaupun setiap program memiliki ketentuan yang berbeda, hampir semuanya meminta sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku.

IELTS atau TOEFL, Mana yang Paling Sering Diminta?

Dua jenis tes yang paling umum diterima oleh universitas internasional adalah:

  • IELTS Academic

  • TOEFL iBT

Di antara keduanya, IELTS Academic menjadi salah satu tes yang paling banyak digunakan sebagai persyaratan masuk universitas di Inggris, Australia, Eropa, dan berbagai negara lainnya.

Setiap kampus memiliki standar skor yang berbeda sesuai dengan jenjang pendidikan dan program studi yang dituju.

Sebagai gambaran, berikut beberapa contoh persyaratan IELTS:

Universitas

Program Studi

Persyaratan IELTS

Harvard T.H. Chan School of Public Health

Public Health

Minimum 7.0

University of Melbourne

Master of Data Science

Overall 6.5 (minimal 6.0 setiap komponen)

Imperial College Business School

Business

Overall 7.0 (minimal 6.5 setiap komponen)


Beberapa universitas bahkan menetapkan persyaratan minimum pada setiap komponen (Listening, Reading, Writing, dan Speaking), sehingga persiapan tidak cukup hanya berfokus pada satu kemampuan saja.

Kenapa Persiapan IELTS Sebaiknya Dimulai dari Sekarang?

Masih banyak orang yang menganggap IELTS bisa dipelajari dalam waktu singkat. Padahal kenyataannya, memperoleh skor tinggi membutuhkan latihan yang konsisten.

Tes IELTS dirancang untuk mengukur kemampuan menggunakan bahasa Inggris dalam konteks akademik, bukan sekadar menghafal kosakata atau tata bahasa.

Ada empat kemampuan yang akan diuji:

  1. Listening: memahami percakapan dan materi berbahasa Inggris.

  2. Reading: memahami berbagai jenis teks akademik.

  3. Writing: menyusun esai dan laporan dengan struktur yang baik.

  4. Speaking: berkomunikasi secara langsung dengan penguji.

Selain meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, peserta juga perlu memahami format soal, strategi menjawab setiap section, serta manajemen waktu selama ujian. Semakin awal memulai persiapan, semakin besar peluang untuk mencapai skor yang dibutuhkan tanpa harus mengulang tes berkali-kali.

Bagaimana Cara Mempersiapkan IELTS Secara Efektif?

Sebelum lanjut baca, kamu mau didampingi untuk persiapan IELTS biar lebih terarah dan bisa mencapai skor target? Yuk, temukan program yang paling cocok di English Catalyst Indonesia. Klik banner di bawah untuk mulai berproses bersama English Catalyst Indonesia!

Belajar secara mandiri tentu memungkinkan. Namun, banyak peserta mengalami kesulitan karena tidak mengetahui strategi yang tepat atau tidak memiliki evaluasi terhadap kemampuan mereka.

Belajar bersama mentor yang berpengalaman dapat membantu proses persiapan menjadi lebih terarah melalui:

  • Pembelajaran yang sistematis sesuai format IELTS.

  • Pembahasan strategi untuk setiap section.

  • Latihan soal yang menyerupai ujian sebenarnya.

  • Feedback untuk Writing dan Speaking.

  • Simulasi tes sehingga peserta lebih percaya diri saat menghadapi ujian.

Dengan pendekatan yang tepat, proses belajar menjadi lebih efektif dan target skor pun lebih realistis untuk dicapai.

Persiapkan Langkah Awal Menuju Kampus Impian Bersama English Catalyst

Jika kamu sedang mempersiapkan beasiswa atau berencana melanjutkan studi ke luar negeri, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan IELTS.

English Catalyst menyediakan kelas persiapan IELTS yang dirancang untuk membantu peserta memahami format tes, menguasai strategi di setiap section, serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara bertahap.

Di kelas IELTS English Catalyst, kamu akan mendapatkan:

  • Strategi belajar yang terarah.

  • Pengajar berpengalaman.

  • Latihan soal berkualitas.

  • Pendampingan yang membantu kamu mencapai skor target.

  • Biaya belajar yang tetap terjangkau.

Tidak perlu menunggu hingga pendaftaran beasiswa dibuka. Persiapan yang dimulai lebih awal akan memberikan kesempatan lebih besar untuk memperoleh skor IELTS sesuai target.

IELTS bukan sekadar syarat administrasi. Bagi banyak orang, IELTS adalah langkah awal untuk membuka kesempatan belajar di universitas terbaik dunia dan meraih berbagai program beasiswa internasional.

Semakin cepat kamu mempersiapkan diri, semakin dekat pula langkahmu menuju kampus impian.

Siap memulai perjalananmu menuju studi di luar negeri?

Yuk, bergabung bersama English Catalyst dan mulai persiapan IELTS dengan strategi yang tepat. Hubungi kami untuk mendapatkan informasi mengenai kelas, jadwal terbaru, dan konsultasi belajar.

Faster Path to Your Success


Referensi

  1. Department of Foreign Affairs and Trade. (n.d.). Australia Awards Scholarships policy handbook. Australian Government. Retrieved July 31, 2026, from https://www.dfat.gov.au/people-to-people/australia-awards 

  2. Foreign, Commonwealth & Development Office. (n.d.). Chevening Scholarships. Chevening. Retrieved July 31, 2026, from https://www.chevening.org/scholarships/ 

  3. European Commission. (n.d.). Erasmus Mundus Joint Masters. European Education and Culture Executive Agency. Retrieved July 31, 2026, from https://erasmus-plus.ec.europa.eu/opportunities/opportunities-for-individuals/students/erasmus-mundus-joint-masters 

  4. Educational Testing Service. (n.d.). About the TOEFL iBT test. ETS. Retrieved July 31, 2026, from https://www.ets.org/toefl/ibt/about 

  5. Harvard T.H. Chan School of Public Health. (n.d.). Admissions requirements for international applicants. Harvard University. Retrieved July 31, 2026, from https://www.hsph.harvard.edu/admissions/admissions/requirements/ 

  6. Imperial College Business School. (n.d.). English language requirement. Imperial College London. Retrieved July 31, 2026, from https://www.imperial.ac.uk/study/apply/postgraduate-taught/entry-requirements/english-language/ 

  7. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. (n.d.). Persyaratan pendaftaran beasiswa LPDP. Kemenkeu RI. Retrieved July 31, 2026, from https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/ 

  8. University of Melbourne. (n.d.). Master of Data Science entry requirements. University of Melbourne. Retrieved July 31, 2026, from https://study.unimelb.edu.au/find/courses/graduate/master-of-data-science/entry-requirements/